Sumanto Al Qurtuby : Hubungan Pakaian dan Patriotisme
Apakah ada hubungannya antara pakaian dengan patriotisme dan nasionalisme? Tidak ada.
Habib Luthfi Bin Yahya kemana-mana sering memakai "jubah Arab" lengkap dengan "udeng-udeng" penutup kepala tetapi jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme beliau luar biasa.
Bung Karno dulu juga suka pakai jas dan dasi. Tapi siapa yang meragukan jiwa patriotisme dan nasionalisme "Putra Sang Fajar" ini?
Sebaliknya, Felix Siauw kemana-mana sering pakai baju batik tapi otaknya "ngeres" mikirin "Mbak" Khilafah melulu. Cinta mati banget si doi dengan Khilafah, sampai tega mencerai Pancasila.
Jadi, pakaian itu penting-tidak penting. Yang jelas penting adalah watak, jiwa, pikiran, semangat, dan tindakan nyata mencintai dan membela Pancasila, bangsa dan negara Republik Indonesia.
Komentar
Posting Komentar